Monday, 28 September 2020

Berita

Berita Utama

Bentuk Perhatian Negara, Kepala BP2MI Antar Langsung PMI ABK Ralina ke Cirebon

-

00.08 10 August 2020 276

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani saat menjemput PMI ABK Ralina dari kantor Migrant Care, Senin (10/8).

Cirebon, BP2MI (10/8) - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mengantar langsung kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Anak Buah Kapal (ABK), Ralina yang mengalami sakit saat bekerja di kapal berbendera Taiwan.

Ralina mengaku, suatu hari ketika ia bangun tidur saat bekerja di kapal tahun 2016, ia minum air dari botol yang dikiranya adalah air mineral. Namun ternyata botol tersebut berisi cairan kimia. Setelah minum air tersebut, seketika Ralina pingsan dan dibawa ke rumah sakit di Taiwan. Peristiwa tersebut berdampak pada kerusakan di organ tubuhnya yang mengharuskan ia untuk menjalani operasi.

"Akibat peristiwa itu, Ralina menjalani operasi sebanyak empat kali dan saat ini belum bisa makan dan minum dengan cara normal melalui mulut, melainkan harus melalui alat bantu di perut sebelah kiri," ujar Benny saat mengantar langsung PMI ABK Ralina ke rumahnya di Desa Purwawinangun, Cirebon, Senin (10/8).

Diketahui, Ralina ditempatkan melalui manning agency dengan cara diberangkatkan melalui Singapura, kemudian dijemput kapal kecil (boat) menuju kapal tempatnya bekerja. Peristiwa tersebut terjadi saat Ralina bekerja pada kontrak kerjanya yang kedua. Ia bekerja sebagai ABK sejak tahun 2012, sempat pulang ke tanah air dan kembali bekerja di tahun 2015. Pada tahun 2016, kecelakaan kerja tersebut terjadi.

Saat tiba dirumahnya, Ralina dan rombongan BP2MI bertemu langsung dengan Ayah dari Ralina, yang mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah kepada anaknya yang mengalami sakit saat bekerja di luar negeri.

Benny juga mengatakan permohonan maaf jika perhatian dari pemerintah dirasa kurang, serta turut berdoa agar Ralina diberikan kesabaran dalam menghadapi ujian dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

"Ini ada sedikit bantuan dari BP2MI sebagai bentuk kehadiran negara untuk memberikan pelindungan kepada PMI, semoga dapat meringankan beban dari Bapak dan Ralina," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP2MI juga menyampaikan apresiasinya terhadap Migrant Care yang sejak awal menangani PMI ABK Ralina saat mengalami kecelakaan kerja tersebut. 

"Kami apresiasi Migrant Care yang selama ini menunjukan kepedulian dan empati, bahkan mengurus permasalahan yang dihadapi oleh Ralina. Kami butuh teman-teman NGO maupun lembaga yang selama ini concern terhadap PMI untuk menjadi mitra strategis BP2MI. Sekali lagi terimakasih Migrant Care," imbuh Benny.

Setelah mengantarkan PMI ABK Ralina ke rumahnya, Kepala BP2MI berkesempatan untuk melakukan Dialog bersama Serikat Pekerja Perikanan Indonesia (SPPI) di SMK Maritim, Cirebon.*** (Humas/SD)