Tuesday, 19 November 2019

Agenda Unit Kerja

Sekertariat Utama

BNP2TKI Apresiasi KJRI Kuching Atas Terselenggaranya IMWA Serawak 2017

-

00.11 1 November 2017 853

Kuching, BNP2TKI, Rabu (11/1/2017)___KJRI Kuching kembali mengadakan malam puncak Indonesian Migrant Worker Award (IMWA) Sarawak 2017 pada 28 Oktober 2017. Acara yang bertempat di Hotel Pullman ini dihadari para pejabat Pemerintah Sarawak dan pimpinan perusahaan yang ada di Serawak Malaysia.

Dalam acara tersebut, Kabag Humas BNP2TKI Servulus Bobo Riti mewakili Kepala BNP2TKI, Plt. Kepala BP3TKI Pontianak Delina Haloho, Kasi Penyiapan Penempatan BP3TKI Pontianak As syafii, Koordinator P4TKI Entikong Roni Firman Ramdani, Dirjen Binapenta Kemenaker Maruli Apul Hasoloan, dan sejumlah pejabat lainnya. Selain itu turut hadir para finalis yang bekerja di berbagai sektor dari berbagai wilayah di Serawak Malaysia.

Dalam pidatonya, Servulus mewakili Kepala BNP2TKI menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan harapannya kegiatan ini dapat juga dilakukan oleh perwakilan-perwakilan RI yang ada di negara lain.

Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Kuching, Serawak, Malaysia, Jahar Gultom mengatakan acara dwitahunan ini berhadial total RM 447.000. Hadiah ini berasal dari berbagai sponsor yang ada di Serawak.

“Saya kira acara ini menjadi penyemangat bagi pekerja-pekerja kita yang ada disini. Ada semacam reward bagi mereka yang berprestasi. Mereka ini berhasil menyisihkan 108  TKI yang diseleksi dari perusahaan-perusahaan yang ada di Sarawak,” ujar Jahar.

IMWA 2017 ini terbagi menjadi tiga kategori yang terdiri dari kategori  Plantation IndustryTimber Industry, dan Construction and manufakturing industry. Masing-masing kategori terdapat tiga pemenang. Untuk juara satu  mendapatkan RM12.000, RM10.000 untuk juara kedua, dan RM 7.000 untuk juara ketiga.

Selain itu juga terdapat kategori Overall Winner IMWA 2017. Kategori ini dimenangkan Rahmat TKI asal Jawa Timur. Rahmat yang bekerja dibidang construction and manufakturing ini berhak mendapatkan RM 15.000.

Sementara itu BP3TKI Pontianak turut berbangga hati karena salah satu TKI yang berasal dari Jawai Sambas Kalimantan Barat memenangi salah satu kategori. Bambang K Dirun menjadi juara tiga di kategori timber industry dengan mendapatkan RM 7000.

Delina Haloho mengatakan ini adalah momen penting untuk dapat memberikan motivasi bagi TKI lainnya agar selama bekerja dapat meningkatkan produktivitasnya dan juga berdedikasi kepada tempat dimana bekerja.

Acara yang berlangsung selama tiga jam ini berlangsung sangat meriah. Disamping pemberian penghargaan kepada para pemenang, acara ini juga menampilkan para anak TKI yang belajar di Community Learning Center (CLC) Serawak. Mereka menampilkan kesenian berupa tarian-tarian dan membawakan lagu-lagu nasional. *(aa/etkg)