Tuesday, 28 January 2020

Program Prioritas Nasional

Upgrading Skill CTKI

Nusron Wahid: 5000 Orang Calon TKI Akan Mengikuti Program Upgrading Skills

-

00.04 12 April 2017 1048

Jakarta, BNP2TKI, Rabu (12/04/2017) - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) akan menyelenggarakan program peningkatan kecakapan (upgrading skills) bagi calon TKI. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan calon TKI yang akan bekerja di luar negeri, khususnya di negara-negara penempatan Timur Tengah dan Asia-Pasifik.

Menurut Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, dewasa ini di luar negeri tersedia lowongan kerja bagi 4.000 orang untuk sektor hospitality (seperti perhotelan), 400 orang bagi sektor manufaktur, dan 600 orang untuk sektor kesehatan, disamping juga terdapat peluang pada bisnis retail.

Penyelenggaraan program yang dijadwalkan pada Mei 2017 mendatang, merupakan bagian dari kebijaksanaan pemerintah yang kedepannya tidak lagi menempatkan calon TKI untuk Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT), melainkan menempatkan calon TKI yang memiliki keahlian pada sektor-sektor tertentu, lanjutnya.

Ditambahkan oleh Kepala BNP2TKI, program ini diprioritaskan bagi kalangan calon tenaga kerja dengan latar belakang rumah tangga miskin dengan kebutuhan dalam bentuk kepesertaan dalam berbagai program perlindungan sosial seperti KIP, KIS, RASKIN dan sebagainya.

Direktur Pemetaan dan Harmonisasi II BNP2TKI, Yana Anusasana, yang dihubungi terpisah menyampaikan bahwa pelaksanaan program upgrading skill tersebut akan diatur secara detail dalam petunjuk teknis yang sedang digodok.
 
Kabag Humas BNP2TKI, Servulus Bobo Riti, menyatakan bahwa program upgrading skill merupakan salah satu program unggulan yang digagas Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, sebagai bentuk kehadiran negara dalam menyiapkan ketrampilan calon TKI yang memiliki daya saing dengan tenaga kerja asing dari negara lainnya.

Menyinggung tentang daerah mana saja yang akan menjadi lokus upgrading skill, lebih lanjut Nurson Wahid menambahkan, “Program upgrading skill ini terbuka untuk 5.000 orang dan direncanakan berlangsung di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Bali,” pungkasnya.*** (Humas/Sjr/AYG)