Friday, 28 February 2020

Program Prioritas Nasional

Layanan Terpadu Satu Atap

DPRD Pati Dukung Pendirian LTSP di Pati

-

00.03 24 March 2017 849

Jakarta, BNP2TKI, Jumat (24/03/2017) –Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendukung pembentukan kantor Layanan Terpadu Satu Pintu di kabupaten Pati yang merupakan salah satu asal TKI terbesar di Jawa Tengah. BNP2TKI menyambut baik rencana itu dan juga akan mendirikan Pos Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan TKI (P4TKI) di Pati.
 
Menurut Kepala Disnaker Kabupaten Pati, dr. Subawi, beberapa persiapan yang telah dilakukan dalam pendirian LTSP antara lain, Pemkab Pati telah menyiapkan gedung kantor layanan serta anggaran untuk renovasi dan operasional melalui APBD-P Tahun 2017. Selain itu, juga telah berkoordinasi dengan Kemenaker untuk pengadaan sarana dan prasarana dalam pendirian LTSP.
 
Pendirian kantor LTSP itu merupakan upaya memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada TKI. Di dalamnya diintegrasikan lima fungsi layanan yaitu kependudukan, ketenagakerjaan, kepolisian, kesehatan, dan keimigrasian. Dengan demikian memudahkan calon TKI dalam memproses persyaratan yang diperlukan dengan cepat, mudah dan murah.
 
Program LTSP ini termasuk ke dalam program nasional, karena disupervisi langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan bekerjasama dengan lintas kementerian/lembaga seperti Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Hukum dan HAM (Imigrasi).
 
Deputi Penempatan BNP2TKI Agusdin Subiantoro menyatakan, LTSP didirikan di Kabupaten Pati karena merupakan salah satu daerah kantong TKI di Jawa Tengah. Berdasarkan data di Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN), penempatan TKI asal Kabupaten Pati dari tahun 2011 - 2016 sebanyak 35.342 TKI.
 
“Remitansi TKI diperkirakan masuk ke Pati sebesar Rp 120 Miliar per tahun, dengan asumsi setiap bulan TKI kirim ke keluarga sebesar 3 juta. Dengan remitansi yang tinggi tersebut, seharusnya memacu Pemerintah Kabupaten Pati agar dapat melayani TKI dengan lebih baik,” ujarnya saat menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Komisi D Kabupaten Pati dan Disnaker Pati ke kantor BNP2TKI pada Kamis (23/03/2017).
 
Hal ini dibenarkan oleh pemerintah Kabupaten Pati, bahwa remitansi TKI itu merupakan  41% dari total pendapatan asli daerah Pati 2017 yang berjumlah  Rp 291 miliar. Untuk itu, pemerintah Kabupaten Pati mendukung pendirian LTSP di Pati tersebut.
 
BNP2TKI mengapresiasi hal tersebut dan mendorong pendirian LTSP di Kabupaten Pati yang ditargetkan akan launching pada semester dua tahun 2017, sekaligus pendirian P4TKI disana. *** (Humas/SJR/SD)