Tuesday, 28 January 2020

Program Prioritas Nasional

KKBM

BP3TKI Lampung: Budidaya dan pengolahan jamur topik utama pemberdayaan TKI Purna di Sekampung

-

00.03 13 March 2017 1119

BNP2TKI, Lampung Timur (23/03) BNP2TKI melalui Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Lampung awali kegiatan pemberdayaan TKI Purna T.A. 2017 di Kec. Sekampung Kab. Lampung Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Giriklopomulyo dan Sidomukti Kec. Sekampung tersebut memilih Budidaya dan pengolahan jamur sebagai topik utama. Kegiatan berlangsung selama enam hari sejak senin (20/03) hingga sabtu (25/03) dan ditutup dengan pembahasan rencana aksi kelompok peserta yang berisikan langkah-langkah konkret yang akan dilakukan para peserta setelah mengikuti kegiatan ini.

Selama enam hari kedepan, para peserta akan diberikan ilmu mengenai banyak hal yang nantinya dapat mendukung langkah peserta untuk mengembangkan usahanya seperti; edukasi keuangan, menabung, syarat pengajuan PIRT, cara mengajukan bantuan KUBE, cara pengemasan produk, pengembanga usaha, ijin usaha, pemasaran produk dan pembinaan paska kegiatan. Selain itu, para peserta akan di picu kembali semangatnya pada jumat (24/03) dengan motivasi kewirausahaan.

Koperasi jamur?

Budidaya dan pelatihan jamur menjadi topik utama dikarenakan pada program pemberdayaan tahun lalu, di Kec. Batanghari Kab. Lampung Timur telah dilakukan jenis pelatihan serupa dan berdampak kepada kelompok-kelompok kecil peserta yang hingga kini masih menjalani usaha budidaya jamur.

Para peserta pun tidak kesulitan dalam memasarkan hasilnya mengingat didaerah tersebut kini terdapat sejenis koperasi yang menampung jamur tiram setiap harinya. Berkah Tiram Jaya begitulah mereka menamai koperasi itu. Para warga yang memiliki jamur datang di sore hari, menyetorkan hasil panen jamurnya hari itu dan mendapatkan uang, begitulah keseharian yang dapat kita lihat jika berkunjung ke koperasi ini.

Salah seorang pengurus, Dewi mengungkapkan bahwa dalam pemasarannya, sudah banyak permintaan dari berbagai daerah bahkan saat ini tidak terpenuhi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat menyebarkan virus-virus jamur tiram ke warga sekitar utamanya TKI Purna yang tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti dapat menjadi sebuah industri yang besar. “butuh banyak sekali dukungan dari berbagai pihak, pemerintah, masyarakat, utamanya kita, para pelaku2 disini” ungkap dewi.

Tak Ingin Ke Luar Negeri Lagi TKI Purna Bentuk Koperasi
 
Para TKI Purna di Lampung Timur makin memantapkan diri dalam mengelola keuangan setelah bekerja di luar negeri. Mereka mendirikan koperasi yang akan menaungi kegiatan usaha serta jaringan pemasaran barang serta jasa yan diproduksi para TKI Purna.
 
Ya, 30 orang  TKI Purna asal Korea yang sebagian besar berasal dari Desa Taman Endah Kec. Purbolinggo Kab. Lampung Timur ini pada hari ini bertempat di Sukadanamelakukan pertemuan persiapan pembentukan Koperasi yang dinisiasi oleh BP3TKI Lampung.
 
Penyuluhan sekaligus persiapan pembentukan koperasi ini  juga dihadiri Kasubdit Kerjasama Antar Lembaga BNP2TKI  , Kepala BP3TKI Lampung serta Kepala Dinas UMKM, Koperasi & Tenaga Kerja Kab. Lampung Timur
 
Kepala BP3TKI Lampung, Mangiring H Sinaga, mengungkapkan  Koperasi ini harus menjadi roda pergerakan bagi TKI Purna agar memiliki wadah berpayung hukum yang dapat melancarkan kegiatan usahanya.
 
Saat ini para TKI Purna Korea yang dimotori oleh Sumanto tersebut hanya bisa berharap proses pembentukan koperasi dapa berjalan lancar sesuai rencana sehingga dapat berdampak besar bagi ekonomi sekitar dan mengurangi keinginan untuk kembali bekerja ke luar negeri  (Baca: Deputi Perlindungan: TKI Purna Korea memiliki komitmen yang tinggi untuk dibina dalam program pemberdayaanhttp://www.bnp2tki.go.id/read/12171/Deputi-Perlindungan:-TKI-Purna-Korea-memiliki-komitmen-yang-tinggi-untuk-dibina-dalam-program-pemberdayaan.html 

(HUMAS/BP3TKI-LAMPUNG/GUMAY)