Cetak halaman ini
Rabu, 18 November 2009
Menurut data jumlah TKI NTB yang bekerja di luar negeri dalam delapan bulan Januari-Agustus 2009, tercatat 46.093 orang orang, yang terbanyak bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit di Malaysia Barat mencapai 28.669 orang. TKI yang bekerja di Saudi Arabia tercatat 16.564 orang, Uni Emirat Arab 262 orang, Oman 215 orang, Malaysia Timur 205 orang, Kuwait 57 orang, Jordan 38 orang, Qatar 32 orang, Hong Kong 28 orang, Singapura 22 orang dan Brunei Darussalam satu orang;
Menurut data jumlah TKI NTB yang bekerja di luar negeri dalam delapan bulan Januari-Agustus 2009, tercatat 46.093 orang orang, yang terbanyak bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit di Malaysia Barat mencapai 28.669 orang. TKI yang bekerja di Saudi Arabia tercatat 16.564 orang, Uni Emirat Arab 262 orang, Oman 215 orang, Malaysia Timur 205 orang, Kuwait 57 orang, Jordan 38 orang, Qatar 32 orang, Hong Kong 28 orang, Singapura 22 orang dan Brunei Darussalam satu orang
Kiriman Uang TKI NTB Capai Rp 500 Miliar

Jakarta, BNP2TKI (18/11) - Kiriman uang (Remitansi) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang bekerja di luar negeri mencapai angka Rp 484,69 miliar, atau mendekati angka Rp 500 miliar. Kiriman uang para TKI yang jumlahnya hampir setengah triliun itu, dilakukan melalui 3 bank..

MenurutI Komang Subadra, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nusa Tenggara Barat (NTB), kiriman uang para TKI dari luar negeri tersebut hanya untuk periode Januari-September 2009(9 bulan).

"Pengiriman uang TKI itu dilakukan melalui tiga bank, yakni Bank BNI, BCA dan Mandiri," katanya

Komang memprediksikan hingga akhir 2009 tidak menutup kemungkinan jumlah kiriman uang TKI NTB dari luar negeri bisa mencapai satu triliun rupiah, mengingat banyak kiriman uang yang tidak terdata, karena dilakukan melalui lembaga nonbank atau dititipkan melalui teman/kerabat TKI.

"Saya memperkirakan remittance TKI NTB yang bekerja di luar negeri bisa hampir mencapai Rp 700 miliar," ujarnya.

Ia mengakui hingga kini penggunaan remittance, yang jumlahnya jauh melebihi pendapatan asli daerah (PAD) NTB itu masih belum terarah. Pengunaanya lebih banyak dimanfaatkan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif, seperti membeli barang eletronik atau sepeda motor.

Karena itu, para TKI perlu dibina agar menggunakan uang tersebut untuk hal-hal yang bersifat produktif seperti modal usaha. "Sehingga mereka tidak hanya menggantungkan hidup dari pekerjaan sebagai TKI di luar negeri," kata Subadra.

Menurut data jumlah TKI NTB yang bekerja di luar negeri dalam delapan bulan Januari-Agustus 2009, tercatat 46.093 orang orang, yang terbanyak bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit di Malaysia Barat mencapai 28.669 orang.

TKI yang bekerja di Saudi Arabia tercatat 16.564 orang, Uni Emirat Arab 262 orang, Oman 215 orang, Malaysia Timur 205 orang, Kuwait 57 orang, Jordan 38 orang, Qatar 32 orang, Hong Kong 28 orang, Singapura 22 orang dan Brunei Darussalam satu orang. (hp)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
   Berita Sebelumnya
RSS BNP2TKI Add to Google Reader or Homepage RSS BNP2TKI Bookmark and Share Digg! Bagikan
©2008 BNP2TKI - foto: affandi, heri, joko, webdesign ayahyaweb