|
Pengalihan Pemulangan TKI Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan (1)
Jakarta, BNP2TKI, Kamis (04/02) -- Tidak semudah membalik telapak tangan. Ungkapan ini, agaknya, cukup relevan untuk menggambaran ihwal kondisi pemulangan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Gedung Pendataan Kepulangan (GPK) TKI Selapajang, Tangerang, Banten, sebelum kemudian diambil kebijakan mengalihkan ke terminal umum atau bandara internasional Soekarno Hatta.
Pasalnya, sejak pertengahan Januari lalu hingga tulisan ini ditayangkan Kamis (4/2) sore, perihal gagasan rencana pengalihan pemulangan TKI dari GPK TKI Selapajang ke bandara internasional Soekarno Hatta oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) masih cukup kencang.
Dari data kepulangan TKI di GPK TKI Selapajang selama tahun 2009 disebutkan, bahwa total kepulangan sebanyak 353.501 TKI. 341.656 TKI (97 persen) di antaranya wanita, dan hanya sejumlah 11.815 TKI (3persen) laki-laki. Dari jumlah tersebut, sebagian besar TKI laki-laki pulang langsung dari Terminal (T) 2. Khusus TKI laki-laki memang tidak ada keharusan melalui GPK TKI Selapajang.
Jam Kedatangan
Dari hasil investigasi di lapangan diketahui, bahwa jam kedatangan TKI cukup bervariasi. Khusus kedatangan TKI wanita, ada sejumlah 111.813 TKI wanita (31,63persen) terjadi pada pukul 08.00 sampai 16.00, sejumlah 209.008 TKI wanita (59,13persen) kedatangan pada pukul16.00 sampai 24.00, dan sejumlah 20.841 TKI wanita (5,9 persen) kedatangan pada 24.00 sampai 08.00. Sehingga dari jumlah tersebut, kedatangan TKI wanita dari pukul 16.00 hingga 08.00 diketahui sejumlah 229.841 TKI wanita (65,03 persen).
Kejadian serupa juga terjadi pada kedatangan TKI dari Hong Kong dan Taiwan selama tahun 2009 lalu. Untuk kepulangan TKI dari Hong Kong diketahui sejumlah 5.495 TKI. Menurut data kedatangan pukul 08.00 sampai 16.00 diketahui sejumlah 993 TKI wanita (18,09 persen), kedatangan pukul 16.00 sampai 24.00 sejumlah 4.271 TKI wanita (77,79 persen), dan kedatangan pukul 24.00 sampai 08.00 sejumlah 219 TKI wanita (3,95 persen). Sehingga dari data kedatangan tersebut, antara pukul 16.00 - 08.00 diketahui sejumlah 4.490 TKI wanita (81,74 persen)..
Sedang kedatangan TKI dari Taiwan selama tahun 2009 lalu, diketahui sejumlah 14.364 TKI kedatangan pada pukul 08.00 -16.00 adalah sejumlah 6.401 TKI wanita (44,56 persen), kedatangan pukul 16.00 - 24.00 sejumlah 7.351 TKI wanita (51,18 persen), kedatangan pulkul 24.00 - 08.00 sejumlah 98 TKI wanita (0,68 persen). Sehingga total kedatangan TKI antara 16.00 - 08.00 diketahui sejumlah 7.449 TKI wanita (51,86 persen).
Dari data investigasi di atas, kiranya dapat disimpulkan bahwa khusus kepulangan TKI wanita termasuk kepulangan TKI dari Hong Kong dan Taiwan belum bisa dibiarkan bebas melalui terminal umum atau bandara internasional Soekarno Hatta, karena sebagian besar wanita, dan sebagian besar pulang antara pukul 16.00 - 08.00. Tentu, masalah keamanan dan keselamatan jiwa TKI masih perlu mendapatkan perhatian lebih.***(IB -- bersambung) |