|
Jatim Akan Bentuk Daerah Percontohan TKI
Jakarta, BNP2TKI (18/1) - Sebagai daerah lumbung Tenaga Kerja Indononesia (TKI), Provinsi Jawa Timur (Jatim) berencana akan membentuk sebuah daerah percontohan TKI. Pembentukan daerah percontohan TKI tersebut dilakukan pemerintah Jatim sebagai bentuk apresiasi kepada pahlawan devisa itu.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Penempatan dan Perlindngan Tenaga Kerja Indonesia (UPT P3TKI) Jawa Timur, Hariyadi Budihardjo mengatakan pemerintah Jartim sangat memperhatikan masalah dan perlindungan TKI. Karena itu Jatim berencana ingin membentuk suatu daerah percontohan TKI.
“Sebagai pahlawan devisa negera, TKI di Jatim harus kita perhatikan karena kontribusinya sangat nyata kepada negara. Karena itu saya berencana ingin bentuk sebuah daerah contoh TKI,” papar Hariyadi saat berkunjung ke BNP2TKI beberapa waktu lalu.
Jika tidak ada aral melintang, pembentukan daerah percontohan TKI ini rencananya akan dilakukan pada tahun 2010 ini. Tetapi Heriyadi belum bisa memutuskan kapan pastinya daerah percontohan tersebut bisa diresmikan.
“Saat ini UPT P3TKI terus berkordinasi dengan Pemda Jatim untuk pembentukan daerah perncontohan TKI. Saya ingin ke depannya rencana ini dapat berjalan dan tidak ada halangan,” harapnya.
Pada tahun 2009, warga Jatim yang memilih bekerja sebagai TKI berjumlah sekitar 49 ribu orang. Sedangkan tahun 2010 ini, sambung Hariyadi, Provinsi Jatim menargetkan 60 ribu warganya bekerja sebagai TKI.
“TKI asal Jatim ini nantinya, 60 persen akan bekerja pada sektor informal, contohnya Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT), sedangkan 40 persen sisanya untuk TKI formal,” katanya.
Dengan remitansi sekitar Rp 2,5 trilyun pertahunnya, Hariyadi menganggap profesi sebagai TKI masih sangat diminati warga Jatim. Seperti negara Malaysia, Hongkong, Taiwan dan beberapa negara di kawasan Timur Tengah (Timteng) merupakan negara tujuan favorit TKI Jatim.
“Jatim memiliki 5 daerah yang jumlah TKI nya banyak, saya katakan daerah tersebut sebagai lumbung TKI. Ke 5 daerah tersebut Malang, Blitar, Tulung Agung, Trenggalek dan Ponorogo. Wilayah Malang termasuk daerah yang paling banyak TKI nya,” urainya.
Menurut Hariyadi, pembukaan daeraha percontohan TKI itu bisa dilakukan di daerah lumbung-lumbung TKI. “Bisa saja dibentuk di Malang, Biltar, Tulung Agung, Trenggalek ataupun Ponorogo,” katanya.*** (hp) |