Print
Kamis, 14 Januari 2010
BNP2TKI Apresiasi Menakertrans Soal KTKLN

Jakarta, BNP2TKI (15/1) - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) melalui Direktur Penyiapan dan Pemberangkatan, Arifin Purba memberi apresiasi positif atas keluarnya kebijakan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar yang mengizin BNP2TKI untuk menjalankan kebijakan Kartu Tanda Kerja Luar Negeri (KTKLN).

“Kebijakan itu sudah tepat dan berpihak pada TKI sekaligus mengakhiri adanya konflik di tingkat operasional,” ungkap Arifin saat ditemui di kantornya, Jum’at (15/1).

Menurut Arifin apa yang dikatakan Menakertrans bahwa KTKLN berfungsi sebagai item pengawasan dari proses perlindungan terhadap TKI sudah benar adanya. KTKLN memang merupakan kartu identitas bagi TKI yang memuat baik jati diri TKI maupun masalah ketenagakerjaanya.

“Ada 60 jenis data yang terdapat dalam chip card KTKLN,” jelas Arifin.

Karena itu, jika TKI mendapat masalah di negara penempatan, lanjut Arifin, KTKLN yang dimilikinya bisa dibuka melalui mesin pembaca (card reader) sehingga masalahnya bisa segera mendapat bantuan dari perwakilan kita di luar negeri.

Arifin menharapkan, dengan keluarnya kebijakan Menakertrans itu Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) tidak perlu lagi khawatir untuk mengurus dokumen KTKLN-nya baik ke kantor Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Ciracas, Jakarta Timur maupun BP3TKI di daerah-daerah.

KTKLN yang dikeluarkan BNP2TKI, kata Arifin menggunakan sistem informasi yang beriisi (content) 60 jenis data, mulai dari jati diri TKI, asuransi, PT yang berangkatkan, Kontrak Kerja, nama pengguna, dan lain-lainnya. “BNP2TKI telah memasang card reader ini diseluruh daerah embarkasi TKI,” jelasnya.

Dengan memiliki KTKLN yang berfungsi sebagai kartu identitas diri TKII, jelas Arifin, setiap ada masalah yang menimpa TKI di luar negeri, datanya dengan cepat akan dapat diketahui.

“Di luar negeri, KTLN sudah terpasang di 5 negara, yaitu Malaysia, Taiwan, Jeddah, Riyadh dan Kuwait.” tutur Arifin.

Untuk 2010 ini, menurut Arifin, BNP2TKI akan menambah card reader KTKLN di berbagai perwakilan di luar negeri. Ia menilai dengan isi 60 jenis data, KTKLN sudah cukup sempurna sehingga tidak bisa digantikan dengan kartu asal-asal yang tidak memuat data tentang TKI dan ketenagerjaan itu. (zul).

 
< Prev   Next >
   Berita Sebelumnya
hari kamis, 11 pebruari 2010 web bnp2tki.go.id mengalami gangguan, saat ini bagian teknisi sedang mencoba merecovery data, dan sementara berita bulan 9 oktober-31 desember 2009 juga beberapa foto sedang dalam perbaikan, terimakasih
©2008 BNP2TKI - foto: affandi, heri, joko, webdesign ayahyaweb.com