 |
| Setyo Hadi, SE, MM (Peneliti BNP2TKI), "... setiap minggu terdapat 6 penerbangan x (80% terisi X 200) orang jumlah penumpang rata-rata 960 orang. Jika diproyeksikan 20 persen saja yang akan bekerja di luar negeri, maka TKI yang berangkat per minggu dari Sulawesi Utara rata-rata mencapai 192 orang, atau 768 orang per bulan." |
BP3TKI Manado Bisa Tingkatkan Penempatan TKI 1.000 Persen
Jakarta, BNP2TKI (3/6). Pembukaan Balai Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) di Kota Menado dalam waktu dekat ini diperkirakan akan mampu meningkatkan sedikitnya lebih dari 1.000 % per tahun penempatan TKI baik formal maupun informal dari daerah ini.
“Saya optimistis jika sudah aktif pelayanan BP3TKI Manado dan model penerapan pelayanan prima (service excellent) dilakukan, maka di perkirakan jumlah Calon TKI/ TKI yang dilayani akan meningkat,” ujar Setyo Hadi, SE, MM, yang melakukan penelitian potensi TKI formal dan informal di Manado selama empat hari (12-15 Mei).
Menurut peneliti BNP2TKI ini, letak Manado yang sangat strategis, yang menghubungkan negara-negara di kawasan Asia – Pasifik seperti Filipina, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Jepang, Taiwan dan Hongkong, pada masa depan kota ini berpotensi menjadi pelabuhan embarkasi dan debarkasi bagi keberangkatan dan kedatangan TKI.
Sebelumnya, kata Setyo, tiadanya BP3TKI ini, menjadikan penempatan TKI formal sulit dilakukan. Bahkan data yang komprehensif mengenai potensi TKI dan TKI-TKI bermasalah di Sulut juga tidak ada. Akibatnya, sulit melakukan pelayanan TKI yang baik di daerah ini.
Kepada BNP2TKI.go.id, dengan pembentukan BP3TKI Manado dan pelantikan para pejabatnya yang direncanakan dilakukan Selasa (9/6), maka Sistem Pendataan Khusus TKI di Bandar udara Internasional Sam Ratulangi akan bisa dilaksanakan dengan baik.
“Kita berharap persoalan pendataan TKI tidak lagi menjadi masalah yang serius di Menado,” papar Setyo.
Terkait temuan penelitiannya, Setyo melihat ada 3 alasan penyebab TKI asal Provinsi Sulawesi Utara bekerja di luar negeri melalui jalur non prosedural:
Pertama, perhitungan kasar menunjukkan setiap minggu terdapat 6 penerbangan x (80% terisi X 200) orang jumlah penumpang rata-rata 960 orang. Jika diproyeksikan 20 persen saja yang akan bekerja di luar negeri, maka TKI yang berangkat per minggu dari Sulawesi Utara rata-rata mencapai 192 orang, atau 768 orang per bulan.
Kedua, jalur laut menggunakan Van Boat kapasitas penumpang 20 – 25 orang melalui pelabuhan Peta Kepulauan Sangihe menuju Filipina. Rata-rata sehari 2 - 3 kali sehari. Perhitungan kasar 20 orang, 2 kali sehari maka setiap minggu sebanyak 280 orang, atau 1.120 orang per bulan.
Ketiga, di samping itu setiap bulan disinyalir ada juga alternative jalur lain yang ditempuh CTKI/TKI asal Sulawesi utara yang bekerja ke luar negeri di Malaysia Timur (Sabah, Serawak) melalui perjalanan darat dan laut menuju pelabuhan laut pemberangkatan Pare-Pare dan Makassar Sulawesi Selatan menuju embarkasi/ debarkasi pemberangkatan Nunukan Kalimantan Timur.(zul)
Laporan Keberangkatan dan Kepulangan TKI Tahun 2008
No |
Negara Tujuan Penempatan |
PPTKIS |
Formal |
Informal |
JUMLAH |
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
A. |
Keberangkatan |
|
|
|
|
|
1) Singapura |
1) PT Fico Lama Trampil Manado |
|
6 |
6 |
|
|
2) PT Tistama Argaraya |
|
12 |
12 |
|
|
3) Fortunatama Insani |
|
2 |
2 |
|
|
4) PT ABCD Bitung |
|
16 |
16 |
|
|
5) PT Answrida |
|
5 |
5 |
|
|
6) PT Elsa Putri Indah |
|
82 |
82 |
|
|
7) PT Arafah Bintang Perkasa |
|
14 |
14 |
|
|
8) PT Elkarim Makmur Santosa |
|
11 |
11 |
|
2) Taiwan |
PT Tistama Argaraya |
|
1 |
1 |
|
3) Malaysia |
Fortunatama Insani |
|
26 |
26 |
| |
4) Hongkong |
1) PT Elsa Putri Indah |
|
36 |
36 |
|
|
2) PT Tistama |
|
5 |
5 |
|
Jumlah Keberangkatan |
|
217 |
217 |
|
|
|
|
|
|
B. |
Kepulangan |
|
|
|
|
|
Jumlah Kepulangan |
|
- |
- |
|