Tuesday, 28 January 2020

Berita

Berita Utama

Safari Kewirausahaan di Korea Selatan: Menjemput Sukses di Kampung Halaman Berawal dari Kepepet

-

00.01 10 January 2020 798

-

Jakarta, BNP2TKI (10/01) – Berawal dari upaya untuk mengubah acara rutin kumpul-kumpul Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di Korea Selatan agar menjadi kegiatan yang lebih bermanfaat, diselenggarakanlah acara Safari Kewirausahaan dengan tema “Menjemput Sukses di Kampung Halaman Berawal dari Kepepet” di Korea Selatan.

Acara ini merupakan gagasan dari para PMI itu sendiri, yang bertujuan untuk memantik semangat para PMI yang bekerja di Korea Selatan agar tidak takut untuk kembali ke tanah air.

Ketua Serikat Pekerja Perikanan Indonesia di Korea Selatan, Ari Purboyo yang saat ini masih bekerja pada sektor perikanan di Korea Selatan, saat dihubungi via Whatsapp mengatakan bahwa acara ini adalah dari PMI dan untuk PMI juga. Narasumbernya pun adalah mantan PMI Korea Selatan yang telah sukses berwirausaha di kampung halamannya, yaitu Subandi yang mempunyai usaha Bakso Bejo Korea dan Sarjono seorang Peternak Sapi sukses.

Acara yang baru pertama kali diselenggarakan oleh PMI di Korea Selatan ini didukung oleh seluruh paguyuban Pekerja Migran Indonesia untuk Korea Selatan dan akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari di 3 (tiga) lokasi yang berbeda, yaitu tanggal 24 Januari 2020 di Shelter Ansan, tanggal 25 Januari 2020 di Daegu Hall Daegwangon, dan tanggal 26 Januari 2020 di Masjid Al-Barokah Gimhae dimulai pada pukul 12.00 s/d selesai.

“Kami juga akan sharing tentang program-program yang akan diberikan oleh pemerintah kepada PMI setelah kembali ke tanah air, jadi PMI tidak perlu takut karena nantinya tetap bisa mendapatkan penghasilan di dalam negeri,” ujar Ari.

Deputi Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro, sangat mengapresiasi dan mendukung acara yang digagas oleh PMI di Korea Selatan tersebut.

"Kegiatan ini sebagai perwujudan nyata karena tujuan bekerja keluar negeri adalah untuk mensejahterakan keluarga dan masyarakat melalui usaha produktif diberbagai sektor, dengan modal yang telah didapatkannya selama bekerja diluar negeri", ungkap Anjar. 

Untuk itu, Anjar mengajak pada seluruh PMI yang bekerja di Korea Selatan untuk menyempatkan hadir dan mendengarkan success story dari pembicara sehingga saat kembali bisa membuka usaha atau bagi PMI yang telah merintis usaha di Indonesia bisa mendapatkan suatu inspirasi baru.*** (Humas/SD)