Wednesday, 21 August 2019

Berita

Berita Utama

BNP2TKI Semarakkan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah

-

00.08 14 August 2019 177

Deputi Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro, saat Hari Raya Idul Adha di BNP2TKI, Minggu (11/8).

Jakarta, BNP2TKI, Rabu (14/08) - Hari Raya Idul Adha1440 H merupakan puncak dari ibadah haji. Hari raya ini  tidak hanya dirayakan oleh umat muslim yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah Al-Mukaromah, tetapi juga dirayakan dengan penuh suka cita oleh umat muslim di seluruh dunia. Hari raya ini disebut juga Hari Raya Qurban, dimana pada hari itu bagi setiap hamba-Nya yang mampu dianjurkan untuk menunaikan kewajibannya menyembelih hewan qurban.

Meneladani kisah Ibrahim sekaligus menyemarakkan hari besar Idul Adha, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Minggu (11/08/2019) melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak satu ekor sapi dan dua ekor kambing. Ada 200 paket daging kurban ini dibagikan  kepada Yayasan Yatim Duafa, panitia, satpam, kantin, teknisi petugas cleaning service, Crisis Center, Driver di lingkungan BNP2TKI, serta masyarakat sekitar kantor BNP2TKI di Pancoran, Jakarta Selatan.

Sumbangan hewan kurban berupa 1 ekor sapi merupakan kolektif dari Deputi Perlindungan, Anjar Prihantoro, Deputi Penempatan, Teguh Hendro Cahyono, Inspektur, Firdaus Zazali, Kepala Sub Bagian Pendapat Umum dan Pemberitaan Agritsa Wing Savedra, Arif Nugroho (Inspektorat), dan Andriyanto (Biro Keuangan dan Umum).

Selebihnya, 2 ekor kambing merupakan sumbangan dari Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi, Elia Rosalina Sunityo dan PT SSS.

Pelaksanaan penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban berlangsung dengan lancar dan sukses, serta dihadiri Deputi Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro, Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol, Riza Maulana serta Kepala Sub Bagian Pendapat Umum dan Pemberitaan, Agritsa Wing Savedra.

Deputi Perlindungan Anjar Prihantoro menjelaskan makna dari kegiatan qurban menurutnya, Qurban bermakna kepatuhan dan kerelaan dari Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang patut diteladani hikmahnya dalam proses pelayanan.

“Qurban merupakan bentuk dari kepatuhan dari Nabi Ibrahim AS akan perintah Allah SWT dan kerelaan dari seorang anak yaitu Ismail AS untuk mendukung segala keputusan ayahnya. Dalam hal ini, makna tersebut dapat mengimplementasikan kepatuhan pegawai akan aturan yang berlaku serta kerelaan dan keikhlasan dalam melayani masyarakat khususnya, Pekerja Migran Indonesia,” jelas Anjar.
 
“Di
samping itu, ibadah qurban juga simbol dari penyembelihan atau penghilangan sifat-sifat kebinatangan yang ada pada diri manusia seperti sifat rakus, tamak, serakah dan sebagainya. Dengan berqurban diharapkan sifat-sifat jelek tersebut dapat dibuang dan hilang dari diri manusia yang dapat mendatangkan musibah dan bencana jika dibiarkan,” tambah Anjar.

Anjar menegaskan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini dapat membantu meringankan beban yang dihadapi masyarakat saat ini. Pembagian daging kurban ini merupakan momen untuk berbagi sesama di lingkungan BNP2TKI dan masyarakat sekitar.

“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih atas sumbangan hewan kurban ini dan semoga Allah Swt menerima semua amal ibadah kita melalui kegiatan kurban ini, semoga barokah dan bermanfaat bagi yang lain,” papar Anjar. *** (Humas/Agrit/Maydelin).